Kamis, 20 Desember 2007

BanDaRa..

BanDaRa..

Mirip judul lagunya ribas … tapi bukan itu lagu yg mo aq uraikan.

Waktu balita dulu..kadang aq diajak ke bandara..entah untuk keperluan antar jemput saudara ataupun sekedar diajak maen aj kesana..takjub juga isa lihat pesawat take-off n landing. Saat ada yg take-off, aq melambaikan tangan dan dengan semangat berteriak, “ta..ta..pesawat..” tapi entah kenapa klo ada pesawat landing aq tak begitu semangat untuk menyambut kedatangannya, biasa aj. Aq pun menunggu-nunggu pesawat yg take-off untuk melambaikan tangan lagi. Yupz..bgtulah masa lalu..

Sekarang..jika tau ada pesawat lewat..cuek aja..melambaikan tangan saja tidak, apalagi berteriak..oh tidaa..ak! Takut disangka “ndeso” kalee yaa..he..he..katro''

Pergi ke bandara klo ad perlu aj n dsana pun g akan seheboh waktu kecil dulu..

Uda gede gini..klo ada pesawat mo take-off, iy jg sih melambaikan tangan tapi sedih..hiks..hiks..gara-garanya ada orang yg siap mo pergi. Sebaliknya, klo ada pesawat landing n ada orang yg dinanti dr dlm pesawat..betapa senangnya hati ini coz orang yg dnanti akan terlihat lagi.

Kontras banget y ekspresinya, antara aq saat jd balita masa lalu..-BAwah LIma TAhun- dg balita yg sekarang ini..-BAwah duapuluhLIma TAhun-..yupz..begitulah.. = )

Benernya g cm lewat bandara aj sih, qt berpapasan dg kjadian “datang n pergi”.

Stasiun, pelabuhan, terminal..ato g

usa

jauh2..pintu hati ini sering berpapasan jg dg kjadian datang n pergi.

Tapi bagi aq..bandara tetap tempat yg membuat aq takjub ttg “datang n pergi”.

Bandara yg kokoh, luas lapang, g padat n seakan tak ad sekat pembatas..selalu siap akan kejadian itu, “dtg n pergi”.

Gimana yaa..biar hati ini isa selapang n sekuat bandara? Seberapa siapkah hati ini berpapasan dg dtg n pergi-nya akan hal2 yg qt sayangi??

Tidak ada komentar: